Nilai tukar rupiah mengalami koreksi terhadap beberapa mata uang utama global pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Selain tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS), rupiah juga mencatatkan pelemahan signifikan terhadap dolar Singapura (SGD).

Berdasarkan data Tradingview, dolar Singapura sempat menyentuh angka Rp 14.000 per 1 SGD. Namun menjelang siang, tepatnya pukul 09.51 WIB, rupiah sedikit menguat dan memangkas koreksi ke level Rp 13.982. Sepanjang hari Jumat, pergerakan SGD diproyeksikan fluktuatif pada rentang Rp 13.932 hingga Rp 14.001. Penguatan mata uang Singapura tersebut mencerminkan tren positif sebesar 7,34 persen secara year-to-date (ytd).

Di sisi lain, rupiah juga melemah di hadapan dolar AS. Data Bloomberg pada pukul 09.55 WIB menunjukkan greenback menguat 0,11 persen ke level Rp 17.864. Padahal pada pembukaan perdagangan, rupiah sempat menguat ke level Rp 17.836,5 dibandingkan posisi penutupan Kamis (28/5/2026) di level Rp 17.845. Secara akumulatif, mata uang Garuda telah melemah sebesar 6,93 persen terhadap dolar AS sejak awal tahun 2026. *