oleh

Kronologi Sebelum Tabrakan Maut Konvoi Pendukung Brasil di Ternate

Satu orang tewas setelah terjadi tabrakan maut pendukung Brasil atas timnya menang melawan Kosta Rika 2-0 pada Grup E Piala Dunia 2018, di Jalan Raya depan Jatiland Mall, Gamalama, Ternate, Maluku Utara, Jumat (22/6/2018) malam sekitar pukul 22.45 WIT.

Pengamatan Kieraha.com, sebanyak dua korban yang dilarikan di RST Ternate menggunakan mobil salah seorang Komisioner Bawaslu Malut karena mengalami luka berat.

Korban pertama bernama M Fajrin Alisan (20), warga Kampung Tengah, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah. Korban meninggal saat tiba di IGD RST Ternate.

Sementara salah satu korban lainnya yang mengendarai motor CB saat ini masih mendapat perawatan medis di ruang Gawat Darurat RS setempat. Korban mengalami benturan keras di kepalanya itu belum diketahui identitasnya. Bahkan belum ada kerabat dekat yang menjenguknya.

Berdasarkan penuturan teman korban yang meninggal menyatakan, bahwa dia saat itu sedang berboncengan dengan korban. Mereka dari arah Selatan menuju Utara. Sementara korban yang mengendarai motor CB tiba-tiba muncul dari arah Utara. Akibatnya mereka saling tabrak.

“Iya. Saya kasihan pas lewat di jalanan tadi (depan Jatiland Mall) lihat mereka tergeletak. Makanya saya langsung angkut mereka dengan mobil untuk dilarikan ke rumah sakit,” kata Komisioner Bawaslu Aslan Hasan begitu disambangi di RST Ternate, Jumat malam.

Ilham, salah satu saksi mengatakan sebelum nasib nahas itu menimpa para korban, dirinya beserta yang meninggal maupun selamat masih melaju dari arah Selatan menuju Utara, namun setelah di depan mall, korban selamat yang belum diketahui identitasnya itu langsung balik arah dengan tujuan masuk ke massa yang sedang konvoi tanpa memberikan isyarat atau tanda lampu berbelok.

“Ini karena kita sama-sama dari arah Selatan yang jalurnya tidak dilewati para massa konvoi kemenangan Brasil. Massa konvoi itu hanya melewati jalur yang sesuai dari arah Utara menuju Selatan. Dari situ tiba-tiba korban selamat ini langsung balik, makanya Fajrin kaget dan tidak sempat memberhentikan motornya,” kata Ilham kepada Kieraha.com di depan RST Ternate.

Kasat Lantas Polres IPTU Zaeni Bahtiar mengemukakan kronologi sesuai informasi yang diterimanya, bahwa salah satu pengendara lakalantas ini memang berkendara melawan arus. Untuk sementara identitas para korban masih dalam tahapan penyelidikan.

“Satu pengendara dikabarkan meninggal dan satunya masih dirawat, sehingga kami belum dapat memastikan sebelum memintai keterangan korban yang selamat,” katanya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, saat ini kata Kasat, Polres Ternate masih menempatkan personel untuk pengamanan di RST. Sementara dua kendaraan yakni CB dengan nomor polisi DG 5470 AK dan Vega DG 5653 KW telah diamankan di Mapolres Ternate, Kelurahan Takoma, Ternate Tengah.

“Saat kejadian tersebut, personel kita (Satuan Lalulintas Polres Ternate) yang dibantu dengan personel Polsek semuanya melakukan pengamanan yang dibagi pada tiga lokasi, karena pawai yang dilakukan ini tidak hanya satu lokasi tetapi pada lokasi yang berbeda-beda,” ujar Kasatlantas.

Sementara jenazah korban meninggal dalam kecelakaan tersebut telah diambil oleh pihak keluarga menggunakan mobil ambulans RST sekitar pukul 00.40 WIT.

Author: Khaira Ir Djailani

Editor: Redaksi

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan